Uselnews.com, Seluma - Gerakan Keluarga Kontraktor Seluma menggugat Bupati Seluma untuk segera menyelesaikan tunggakan pembayaran atas proyek yang sudah di laksanakan pada tahun 2024. Gugatan tersebut disampaikan dalam aksi demonstrasi di Lapangan Kantor Bupati Seluma, Rabu (7/5/2025).
Koordinator aksi Gerakan Keluarga Kontraktor Seluma Aurego Jaya secara tegas mengungkapkan bahwa secara legal para kontraktor telah memenuhi semua kewajibannya, baik proses administrasi, lelang, kontrak pengerjaan dan proses pembangunan.
"Kami selaku kontraktor sudah melakukan semua kewajiban kami secara sah dan legal. Bahkan semua pekerjaan yang menjadi tanggung jawab kami sudah kami lakukan, tapi sampai saat ini pihak Pemerintah Kabupaten Seluma belum juga membayarkan hak kami. Jumlah tunggakan yang belum di bayarkan Pemerintah Kabupaten Seluma kepada kami selaku Kontraktor sebesar Rp. 4,3 Miliar", ujar Aurego Jaya.
Sementara Korlap Syaiful Anwar menambahkan membangun infrastruktur berarti menciptakan atau memperbaiki fasilitas dan sistem fisik yang menjadi dasar untuk mendukung aktivitas masyarakat dan ekonomi akan tetapi setelah pekerja selesai tetapi tunggakan tidak diselesaikan.
“Selama ini kami (kontraktor) telah ikhlas menunggu kompensasi atas pekerjaan yang kami kerjakan tahun 2024 hingga per April 2025, kami belum mendapatkan hak katas pendapatan upah atas yang telah kami kerjakan", tekan Syaiful.
Berikut Tuntutan Kontraktor :
Agar pihak pemerintah daerah kabupaten seluma membayarkan dana 4,3M dari DBH yang tersdia saat ini kepada pihak ke III yang belum di bayar hingga saat ini.
Meminta kepada pemerintah daerah kabupaten seluma dalam hal ini bupati terpilih tahun 2025-2030. Agar membuat dan menandatangani surat pengakuan utang pemerintah daerah kabupaten seluma kepada pihak ke III yang belum di bayarkan, dan akan di lunasi dalam tahun 2025 ini.
Meminta kepada bupati seluma hasil pilkada tahun 2029 agar serius membangun seluma. (*)