Uselnews.com, Blitar - Wakil Bupati (Wabup) Blitar Rahmat Santoso secara resmi membuka acara Pelatihan Petugas Sensus Pertanian di Hotel Puri Perdana, Senin (22/05/2023).
Rahmat berpendapat, sensus pertanian bisa menjadi salah satu langkah untuk upaya menjaga kedaulatan pangan hingga menciptakan kesejahteraan masyarakat.
"Ini sangat penting, guna kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani, sehingga diperlukan sensus pertanian," tuturnya di acara yang dihelat Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Blitar.
Menurutnya, Sensus Pertanian merupakan sensus yang bertujuan antara lain untuk mendapatkan data statistik pertanian yang lengkap dan akurat supaya diperoleh gambaran yang jelas tentang struktur pertanian di Indonesia dan memperoleh informasi tentang populasi rumah tangga pertanian, rumah tangga petani gurem, luas tanam tanaman pangan, jumlah pohon dan ternak, distribusi penguasaan lahan menurut golongan luas.
Kegiatan Sensus Pertanian yang akan diselenggarakan pada 1 Juni sampai 31 Juli 2023 itu, ia harapkan untuk dipastikan data akurat, komprehensif sehingga bisa dimanfaatkan sebagai perbaikan data penerima pupuk bersubsidi termasuk juga menjadi tolak ukur data-data statistik pertanian guna perbaikan statistik pertanian selanjutnya.
"Ini menjelaskan, Kabupaten Blitar merupakadan daerah agraris, sekitar 80 persen penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Luasan Kawasan Pertanian Berkelanjutan ditetapkan sekitar 37 ribu hektare, Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan kurang lebih 35 ribu Hektar dan Lahan Cadangan Pertanian Pangan Berkelanjutan seluas 2,5 ribu hektare," jelasnya.
Data yang ia terima, Sensus Pertanian ini merupakan sensus pertanian ke- 7 sejak kali pertama dilakukan tahun 1963 silam dengan harapan lancar, sukses mencatat Pertanian Indonesia, Untuk Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani.
Kontributor : Haniv Avivu Rohman